Niat Curi Ayam Tak Terwujud, dapat HP Kabur ke Adonara
MAUMERE,dewadet.com-Dua orang residivis pencurian, Yeremias alias Yeri, dan Dikson alias Demetrio dicokok aparat Kepolisian Resort Sikka dalam kasus pencurian telphon genggam atau HP.
Niat Yeremias muncul ketika dia lewat di kompleks pekuburan di Kelurahan Nangameting, Kelurahan Alok Timur menyaksikan pintu pagar rumah Antonius di Kelurahan Nangameting terbuka.
Semula dia hendak mencuri ayam. Ternyata ketika berada di halaman rumah, pintu rumah belakang terbuka. Dia masuk rumah dan menggondol dua unit telphon gengggam.
Khawatir ketahuan aparat, Yeremias kabur ke Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur. Polisi mengendus keberadaan Yeremias yang dikenal residivis pencurian mengikutinya ke Adonara dan mencokoknya lalu membawanya ke Maumere.
Baca juga:Dicegah Naik Kapal ke Kaltim, Delapan Calon Pekerja Kebun Sawit Nginap di Polres Sikka
Sementara pelaku Dikson alias Demitrio, residivis kasus pencurian sejak 2021 berdasarkan laporan polisi Nomor 40 Tahun 2021. Pada bulan Maret 2025, Dikson kembali menggasak sebuah HP merek Vivo di Maumere.
“Bulan Maret lalu ada orang datang temui dia mau beli HP lalu muncul niat mencuri. Cukup lama HP yang dicurinya tidak diaktifkan. Polisi melacak dan menemukanya. Barang bukti nomor imei dan struk pembayaran HP,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminalitas Polres Sikka, Iptu Djafar Awad Alkatiri, SH, dalam jumpa pers dengan Kasi Penmas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, Rabu pagi 19 November 2025.
Polisi menemukan titik terangnya pada bulan November 2025 berhasil menangkap dan memrosesnya.
Menurut keterangan Yeremias kepada polisi, semula ia hendak mencuri ayam di halaman rumah. Ketika berada di halaman belakang rumah, dia menyaksikan pintu belakang rumah terbuka. Niat mencuri HP berubah. Dia masuk rumah dan menemukan HP dan mencurinya.
“Dia masuk ke dalam rumah mengambil dua buah handphone. Untuk menghilangkan jejak, dia kabur ke Adonara. Polisi tahu dia betrada di sana, berangkat dan menangkap di Adonara. Pada saat penangkapan ada brang bukti HP yang dicurinya,” pungkas Djafar.*





