BREACKING NEWS: Lapak Dagangan di Pasar Tingkat Maumere Diobrak-Abrik
MAUMERE,dewadet.com-Lapak dan dagangan sepatu, sandal dan berbagai asesoris perhahiasan di Pasar Tingkat Kota Maumere, Pulau Flores diobrak-abrik massa yang marah, Jumat petang 27 Juni 2025.
Kuat dugaan perusakan tersebut erat kaitan dengan tewasnya Yosef Seda (30) yang diduga dianiaya oleh NLM (26), Kamis 26 Juni 2025 sekira pukul 17.45 Wita. Massa yang tersulut dengan kematian Ebet sapaan, Yosef Seda mengamuk dan merusak lapak dan dagangan.
Dari video yang beredar di berbagai media sosial dan pantauan ke lokasi Jumat petang tampak kerusakan lapak dan lemari. Sementara barang-barang milik pedagang berhamburan di lantai pasar tersebut.
Pengamatan wartawan, sejak Jumat pagi, warga dari etnis tertentu yang berjualan di lokasi yang dirusak tak membuka usahanya. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa mereka khawatir akan terjadi amukan massa dengan kematian Ebit.
Baca juga: Yosep Seda Meninggal Ditendang di Kemaluan, Didorong, Jatuh di Pangkalan Ojek
Kasi Penmas Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga belum memberi konfirmasi perusakan lapak dan dagangan tersebut. Lokasi perusakan di pasar berada di jantung kota Maumere hanya bersebarangan jalan dengan Markas Polres Sikka di Jalan Ahmad Yani Kota Maumere.
Diberitakan sebelumnya, gegara uang Rp 200 ribu, dia dianiaya NLM hingga tewas di Pasar Tingkat Kota Maumere, Pulau Flores, Kamis 26 Juni sekitar pukul 15.45 Wita. Pelaku berusaha kabur dari lokasi kejadian dibekuk polisi sejam setelah kejadian.
Korban domisili di Lorena, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok, sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek. Sedangkan terduga pelaku berdomisili di Km 2 Kota Maumere, Kelurahan Kota Uneng.
Kasubsi Penmas Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Lenardus Tunga, menerangkan dugaan sementara kasus penganiayaan bermula hutang Rp 200 ribu kepada korban.
Baca Juga: Nyawa Tukang Ojek Hanya ‘Seharga’ Rp 200 Ribu
“Korban dan terduga pelaku bertengkar masalah utang piutang, kemudian terjadi penganiaayaan terhadap korban,” kata Loenardua, Kamis 26 Juni 2025. *





