Yosep Seda Meninggal Ditendang di Kemaluan, Didorong, Jatuh di Pangkalan Ojek
MAUMERE,dewadet.com-Yosef Seda alias Ebit (30) tukang ojek di pangkalan ojek depan Hotel Bengoan, Pasar Tingkat, Kota Maumere, Pulau Flores meninggal dunia diduga ditendang di kemaluanya oleh NLM (26), Kamis 26 Juni 2025 sekitar pukul 17.45 Wita.
Kasubsi Penmas Humas Polres Sikka, Ipda Lenardus Tunga, menerangkan dugaan sementara penganiayaan bermula hutang Rp 200 ribu kepada korban.
“Korban dan terduga pelaku bertengkar masalah utang piutang, kemudian terjadi penganiayaan terhadap korban,” kata Leonardus, Kamis 26 Juni 2025.
Setelah menendang kemaluan korban, pelaku mendorong korban terjatuh mengakibatkannya sekarat. Korban kemudian dilarikan ke RSUD TC Hillers Maumere, akhirnya meninggal dunia beberapa saat kemudian.
Baca Juga: Nyawa Tukang Ojek Hanya ‘Seharga’ Rp 200 Ribu
Sementara terduga pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian, diburu Tim Buser Polres Sikka menangkapnya bersembunyi di rumah keluarga di Kelurahan Kota Uneng. Kecamatan Alok.
Monika, tetangga korban mengetahui penganiayaan Ebit ketika hendak kembali ke rumahnya di Lorena, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur
Keseharian Monika yang berdagang pakaian di pasar memperlakukan Ebit seperti anak sendiri. Korban sering keluar masuk di rumah Monika.
“Saya mau tutup kios cek ke pangkalan (ojek), mereka bilang Ebit dipukul. Mereka hanya bilang dipukul. Itu dia mati di sana (RSUD Maumere). Matanya sudah putih semua, nafas tidak ada. Mati di tempat,” Monika menirukan keterangan yang diperolehnya di lokasi kejadian.
Baca juga: Forum Lio Bersatu Mengecam Penganiayaan Yosef Seda di Pasar Tingkat Kota Maumere
“Tidak ada yang keroyok. Katanya satu orang saja menurut mereka. Tidak ada saksi,” kata Monika lagi.
Ia mengatakan seseorang membawa Ebit ke RSUD dalam kondisi sekarat. “Saya langsung ke sini (UGD) Ebit tidak bernyawa,” kisah Monika di temui di RSUD Maumere, Kamis malam.
Monika tiba UGD menemui Ebit tidak bernyawa. Kata Monika, dokter telah melakukan tindakan medis menolong Ebit.
“Saya sempat pukul tangan dokter. Tolong anak saya. Dokter bilang berdoa saja. Dokter bilang jantungnya tidak bekerja dengan baik,” Monika menambahkan.
Baca Juga: Terpidana Penganiayaan Naik Mobil Keranjang, Pakai Rompi Merah dan Tangan Diborgol
Monika mengaku tidak menemukan goresan atau luka pada tubuh Ebit. Semuanya anggoata badanya tampak mulus.
Diberitakan sebelumnya, gegara uang uang Rp 200 ribu, Yosep Seda dianiaya NLM hingga tewas di Pasar Tingkat Kota Maumere, Pulau Flores, Kamis 26 Juni 2025 sekitar pukul 15.45 Wita. Pelaku berusaha kabur dari lokasi kejadian dibekuk polisi sekitar sejam berselang.
Korban domisili di Lorena, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok, sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek. Sedangkan terduga pelaku berdomisili di Km 2 Kota Maumere, Kelurahan Kota Uneng.
Kematian Ebit, sapaan Yosep Seda mengundang simpan Forum Lio Bersatu di Kota Maumere mengutuk pelaku. Mereka mendeka aparat hukum memberi hukuman setimpal. *




