NYD di Keuskupan Maumere; Uskup Se-Nusra Ikut Ngopi, Orang Muda Inap di Rumah Umat Paroki Nita

Uskup Maumere, Mgr.Ewaldus Martinus Sedu, didampingi Romi Leksi, dan Ketua Panitia NYD, Adrianus Firminus Parera, (dewadet.com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Delapan rutus lebih Orang Muda Katolik akan datang dari sembilan keuskupan di wilayah Nusa Tenggara (Nusra) mengikuti Nusra Youth Day (NYD), akan diinapkan di rumah umat Paroki Santo Mikael Nita, 12 Km arah barat Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).  Salah satu agenda NYD, ngobrol pintar alias Ngopi dengan sembilan orang uskup.

Utusan orang muda berasal dari Keuskupan Labuan Bajo, Ruteng, Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Larantuka, Atambua, Wetebula, Denpasar, Keuskupan Agung Kupang dan tuan rumah orang muda Katolik Keuskupan Maumere.

Ketua Panitia NYD, Adrianus Firminus Parera, mangatakan semua peserta NYD dibagikan ke setiap rumah umat berbaur dengan mereka selama tiga hari kegiatanya tanggal 2-5 Juli 2026.

“Pastor Paroki bersama DPP Paroki Nita dan tokoh masyarakat beri dukung penuh. Kita bagi mereka ke semua rumah warga di Nita,” kata Alfin Parera, dalam jumpa pers NYD dengan Uskup Maumere, Mgr.Ewaldus Martinus Sedu, dan Ketua Komisi Kepemudaan, Romo Leksi,  Kamis petang 18 Juni 2026 di Lepo Bispu, istana Keuskupan Maumere.

Baca juga:Delapan Ratus Lebih Orang Muda Bertemu di NYD Keuskupan Maumere

Alfin, sehari-harinya menjabat Sekda Sikka menjelaskan, pembukaan NYD dengan perayaan misa di Gelora Samador, umat diharapkan hadir dalam pembukaan ini. Kegiatan lainnya seminar, pekan budaya dan Ngopi (ngobrol pintar) bersama sembilan orang uskup dari wilayah Nusra.

Ngopi berlangsung di tiga lokasi. Di Nilo, Kampung Sikka dan Lela. Puncak acara Ngopi dan ziarah kreatif dari setiap kelompok terjadi di Gereja Lela, Gereja Ili dan Bola, dan di Magepanda.

“Ada seminar yang temanya kita sesuaikan dengan kebutuhan dan trend anak muda. Pemateri Uskup Agung Ende, Mgr. Paul Budi Kleden, Pater Patris Alegro,  sepasang suami istri dari Jakarta, dan Pater Pascal. Ada pentas budaya dari masing-masing keuskupan,” kata Alfin, sapaannya.

Romo Leksi, mengatakan keterlibatan orang muda untuk bangun bangsa dan negara berkoloborasi dengan semua elemen umat  sejalan tema NYD sejalan “Berjalan Bersama Membangun Bangsa dan Gereja.”

Baca juga:Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus, Kopdit Obor Mas Harus Menjadi Obor Memberi Harapan

“Kami yakin bahwa membangun bangsa dan negara ini,orang-orang muda tidak bisa jalan sendirian. Dia harus bisa bermitra dengan siapapun untuk meraih kemajuan bersama. Kami ajak kita sekalian berjalan bersama seiring gereja tentang sinodalitas,” harap Romo Leksi.

Ia mengatakan tema NYD menjadi roh bagi semua kita mau berjalan bersama. Maka, semua unsur organisasi, stakeholder perlu kolaborasi bangun bangsa dan gereja,

“Pesan saya untuk orang-orang muda dari sembilan keuskupan siapkan diri dengan baik, batin,  doa, dan iman, sehingga bisa alami NYD dengan baik. Kita datang ke Maumere bukan jadi penonton tapi kita satukan diri dalam semua kegiatan,” pesan Romo Leksi. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan