Gubenur NTT Takjub NPL KUR Kopdit Obor Mas Nol Persen
MAUMERE,dewadet.com-Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena takjub mengetahui NPL atau non perfoming loan nol pengelolaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) nol persen oleh Kopdit Obor Mas.
“Ah… Ini luar biasa. Saya kira di NTT, lembaga di luar perbankan yang salurkan KUR hanya Kopdit Obor Mas. Saya baru tahu NPL-nya nol, ”kata Melki Laka Lena, Kamis petang, 12 Februari 2026 di Kantor Pusat Kopdit Obor Mas merespon pemaparan oleh General Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering.
Yanto, sapaanya mengatakan menekan NPL nol sesuai janjinya kepada Menko Bidang Perekomian, Dr. Darmin Nasution, ketika ia mengajukan Kopdit Obor Mas menjadi penyalur KUR pada tahun 2016.
“Waktu itu, saya sampaikan kepada Pak Darmin Nasution, saya akan bikin NPL sampai nol bukan dibawah 5 persen,” ujar Yanto lagi.
Baca juga:Predikat WTP dan Sehat, GM Kopdit Obor Mas: Kami Terus Benahi
Ia menambahkan, Kopdit Obor Mas menyalurkan KUR pertama kali pada 2017 dan berlangsung sampai tahun 2026.
Yanto menyatakan pada 2023, KUR disalurkan kepada 7.650 anggota. Tahun 2024 sebanyak 9.437 orang dan tahun 2025 diberikan kepada 14.697 orang. Volume penyaluran KUR fluktuatif, tahun 2023 Rp 148,5 miliar, tahun 2024 Rp 130,7 miliar dan tahun 2025 sebesar Rp 108,5 miliar.
Ikuti Pola Kopdit Obor Mas
Sementara dalam wawancara usai bertemu pengurus dan manajemen Kopdit Obor Mas, Melki Laka Lena mengatakan kedatangan ke Kopdit Obor Mas menindaklanjuti pembicaraan dengan Menkop UMKM, Maman Abdulrahman.
Menkop UMKM, saat ke Kupang menyampaikan bahwa gubernur dan para bupati harus bisa memastikan penyaluran KUR di NTT berjalan baik. Sebab dana (subsidi bunga) yang disalurkan merupakan uang pemerintah pusat yang ada di daerah.
Baca juga:Kopdit Obor Mas Raih Predikat Sehat Skor 83
“Pemerintah Provinsi NTT, kabupaten ditambah DPRD bersama lembaga penyalur KUR harus memastikan bahwa KUR digunakan untuk mengentaskan kemiskinan agar mereka bisa berdaya secara ekonomi,” tegas Melki Laka Lena.
“Kami sudah ngobrol banyak. NPL KUR nol. Saya tanya banyak bagaimana caranya bikin sampai nol. Dan, itu akan menjadi bagian dari usaha kami meminta siapa saja yang mau jadi penyalur KUR, bank Himbara atau Bank NTT coba pakai pola yang dibuat oleh Kopdit Obor Mas.
Sebaiknya memang, menurut Melki Laka Lena, orang dilatih untuk meminjam yang kecil-kecil dulu.
“Ya perkara-perkara kecil dulu. Latihan dulu bagaimana keuangannya, bagaimana manajemenya kemudian diberikan KUR yang semakin lama semakin besar,” kata Melki Laka Lena.
Baca juga:Kopdit Obor Mas Raih Opini WTP Tahun Buku 2025, Implementasikan SAK-EP
“Saya sampaikan selamat untuk Kopdit Obor Mas sukses salurkan KUR di NTT. Kami sudah sepakat, nanti Pemkab Sikka bersama DPRD mengajukan KUR dengan skema perbankan atau skema yang dibuat oleh Kopdit Obor Mas, sehingga peminjamnya harus gunakan dengan skema itu,” katanya lagi.*




