Dua Warga Terluka dan Puluhan Rumah Rusak Terdampak Gempa di Flores Timur
LARANTUKA,dewadet.com-Dua orang warga Desa Terong, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan menderita luka dan puluhan rumah warga dan fasilitas umum rusak terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7, Rabu malam 8 April 2026.
Laporan BMKG dipantau wartawan menyatakan setidaknya terjadi lima gempa berada 24 Kilometer arah tenggara Kota Larantuka dengan kedalaman laut 10 Km. Pusat gempa tepatnya di antara Pulau Solor dan Adonara. Bahkan warga Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang berjarak puluhan kilometer juga merasakan getaran gempa tersebut.
Kepanikan yang hebat menghantui warga,sehingga mereka tidak tidur semalam karena terjadi belasan kali getaran.
Diperoleh informasi bahwa kerusakan rumah paling banyak dan berat terjadi di Desa Terong, dan sebagian kecil di Desa Lamahala, Kecamatan Adonara Timur. Selain kerusakan ruangan sekolah di Desa Lamakera, Kecamatan Solor Timur.
Baca juga:Hari ini, 33 Tahun Lalu, Gempa Flores dan Tsunami, Semoga Tidak Amnesia Kolektif
Warga Desa Terong, Neneng Ratuloli menuturkan dua orang warga setempat terluka terkena reruntuhan dinding rumah. Gempa berlanggsung berulang kali dan dalam jedah waktu singkat membuat warga takut tidur. Mereka mengamankan diri di lokasi terbuka dengan mendirikan tenda darurat.
Kepala BPBD Flores Timur, Fredy Moat Aeng,belum memberi tanggapan atas dampak kerusakan dan penanganan darurat.*
Penulis: Eginius Moa
Editor: Eginius Moa




