Ratusan Pengungsi Tidur di Gelora Samador, Pasien Dirawat di Halaman RSUD Maumere
MAUMERE,dewadet.com-Ratusan Warga Kota Maumere yang khawatir gempa susulan ditampung di tenda-tenda pengungsian yang didirikan di Gelora Samador, Kota Maumere, pasca gempa menguncang Pulau Flores di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Sabtu pagi,15 Agustus 2026 pukul 05.58 Wita.
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, ketika menemui warga di halaman Kantor Bupati Sikka, Jalan El Tari menjelaskan warga mengungsi di kantor bupati akan diarahkan pindah ke Gelora Samador.
Di dalam lapangan tersebut telah tersedia tenda, selain tenda-tenda yang telah ada selama berlangsung turnamen sepakbola Piala Suratin ditutup Jumat petang, 14 Agustus 20206.
Selain di Kantor Bupati Sikka, kata Juventus, warga Kelurahan Hewuli di Kecamatan Alok Barat, Desa Koro, Kecamatan Magepanda juga mengungsi menghindari gempa bumi susulan dan tsunami.
Baca juga:Korban Gempa Flores Bertambah Jadi 38 Orang
Pantauan wartawan Sabtu sore, ratusan warga umumnya anak-anak dan kaum perempuan mengungsi membentangkan tikar dan terpal untuk alas duduk dan berbaring di halaman Kantor Bupati dan di Jalan El Tari.
“Kami akan lakukan pendataan, mengurus mereka secara baik dan mengarah mereka ke Gelora Samador. Kita akan urus makan, minum dan tidur mereka dengan nyaman,” kata JPYK.
Sementara di RSUD dr.TC Hillers Maumere, pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dialihkan dari dalam ruangan ke halaman depan mengunakan tenda-tanda didirikan di halaman.
Beberapa unit tenda juga dibangun di halaman depan gedung utama RSUD ditempati beberapa orang pasein yang dipindahkan dari ruang perawatan.
Baca juga:Gempa Flores: 33 Orang Meninggal, Terbanyak di Manggarai
Diberitakan sebelumnya tim SAR Gabungan terus melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan di sejumlah wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 terjadi pada pukul 05.58 WITA, dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 79 orang yang terdampak gempa. Berdasarkan pendataan sementara, 38 orang meninggal dunia, 40 orang mengalami luka-luka, dan seorang masih dilaporkan tertimbun.*





