Korban Dilindas Roda Alat Berat di Pelabuhan Lorens Say Teriak Histeris, Operator Hentikan Kendaraan

Lapangan penumpukan peti kemas di Pelabuhan Lorens Say Maumere. (dewadet.com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Korban SST (45) terlindas roda akat berat atau Reach Stacher (alat berat yang digunakan untuk memindahkan peti kemas atau container) di Pelabuhan Lorens Say, Sabtu pagi 11 Juli 2026 sempat berteriak histeris.

Mendengar teriakan tersebut, operator Reach Stacher, MW segera menghentikan laju kendaraan dan langsung turun untuk memeriksa keadaan.

Saat itu, dia mendapati korban SST sudah tergeletak dalam posisi tertidur menyamping kanan di atas lantai jalan setelah terlindas roda alat berat tersebut.

“Setelah korban turun, alat berat tersebut bergerak maju. Tiba-tiba terdengar teriakan histeris dari arah bawah,” ujar Kepala Kepolisian Resort Sikka melalui Kasi Humas, Ipda Leonardus Tunga, Sabtu pagi 11 Juli 2026.

Baca juga:Setelah 10 Tahun, Upah Buruh Darat Pelabuhan Lorens Say Dinaikan

Melihat kejadian tersebut, MW menghubungi pengawas pekerjaan, MYAK (30), yang berada di lokasi kejadian untuk menyampaikan bahwa ada kecelakaan saat pengerjaan memindahkan peti kemas yaitu korban terlindas alat Reach Stacker.

MYAK bersama para pekerja pelabuhan lainnya bergerak cepat mengevakuasi korban dan melarikan SST ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC. Hillers Maumere mendapatkan pertolongan medis.

Kasus ini kemudian dilaporkan oleh pihak terkait ke SPKT Polres Sikka. Aparat Polres Sikka mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di area Pelabuhan Laurentius Say, mengecek kondisi korban di RSUD TC. Hillers Maumere, serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian guna mendalami kronologi lengkap.

“Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait unsur kelalaian dalam kecelakaan kerja ini, di mana status terlapor masih dalam proses penyelidikan (lidik),” kata Leonardus.

Baca juga:Karyawan PT Pelindo Maumere Dilindas Roda Alat Berat

Diberitakan, kecelakaan menimpa  SST (43), Sabtu pagi 11 Juli 2026. Karyawan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Pelabuhan Lorens Say Mauemre di Pulau Flores, Provinsi NTT.

Naas itu tersebut terjadi sekitar pukul 09.40 WITA ketika terjadi pemindahan peti kemas di pelabuhan sebenarnya sudah dimulai sejak pukul 08.30 WITA. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan