Afril, Paskibraka Nasional Tak Lagi Pinjam Laptop, Wamen Komdigi Penuhi Janji Berikan Ipad

Stef Say, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sikka menyerahkan Ipad bantuan Wamen Komdigi kepada Gregorius Paulus Afrizal, Rabu petang, 22 Oktober 2025 di Maumere, Pulau Flores. (dewadet,com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Lengkaplah impian Gregorius Paulus Afrizal, anggota pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) nasional 2025 punya laptop sendiri mendukung pembelajaran.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital  (Wamen Komdigi), Angga Raka Prabowo, sudah memenuhi janjinya memberikan satu unit Ipad. Hari Rabu petang, 22 Oktober 2025, Ipad tersebut dibawa dan diserahkan Stef Say, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sikka kepada Afril di kediamanya di Iligetang, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Alok Timur, Kota Maumere.

Afril didampingi ibunya, Magdalena Yuliana menerima hadiah tersebut menyampaikan terimakasih kepada Wakil Menteri Komdigi dan Presiden Prabowo. Wajah Afril tampak cerah, tersenyum ceriah menerima kiriman Ipad.

“Saya tidak punya laptop. Kalau ada tugas, saya pinjaman punya teman. Mereka akan pinjamankan setelah selesaikan tugasnya. Sekarang saya tidak pinjaman lagi,” kata Afril.

Baca juga:Asa Ibunda Afril, Jual Jagung Bakar dan Lego Kompor Minyak Demi Anak ikut Paskibraka, Wawancara Eksklusif di Televisi Nasional

Afril membuka bungkusan Ipad dilengkapi dengan keybord terkejut menyaksikannya. Ia menyebut Ipad pemberian Wamen Komdigi merupakan produk bagus yang sangat mendukung aktivitasnya sebagai siswa di SMAK Frater Maumere.

Magdalena Yuliana, ibu Afril membenarkan bila mengerjakan tugas-tugas yang membutuhkan laptop, Afril selalu mengandalkan  laptop pinjaman temannya.

“Dia mesti tunggu temannya kerja habis baru dia bisa kerja, sehingga kalau ada tugas mengunakan laptop, maka dia akan pulang larut malam,” kata Magdalena Yuliana.

Stef Say, mengatakan bantuan Ipad dari Wamen Komdigi melengkapi penyerahan bantuan uang Presiden RI, Prabowo Subianto, senilai Rp 50 juta yang sudah ditransfer 19 Agustus 2025, dua hari setelah perayaan 17 Agustus 2025 di Istana Negara.

Baca juga:Presiden Prabowo Beri Hadiah Afril Rp 50 Juta, Sukses di Paskibraka Nasional 2025

“Silahkan digunakan uangnya untuk kebutuhan pendidikan anak-anak dan kebutuhan keluarga lainnya,” kata Stef Say.

Magdalena telah menggunakan bantuan presiden untuk modal usaha menafkahi enam anaknya menjual bakso tusuk, nasi kuning, dan jagung rebus.

Afril, sulung dari enam bersaudara turut membantu ibunya menjual jagung bakar, nasi kuning bahkan ojek. Sementara ayahnya telah pergi meninggalkan mereka sejak beberapa waktu yang lalu, sehingga ibunya bersama Afril dan Aditya, putra yang kedua menjadi tumpuan membantunya.

Siswa kelas XI SMAK Frater Maumere tak malu bekerja apapun asalkan hal. Kata ibunya, Afril sangat displin, setiap hari waktunya dihabiskan untuk sekolah, berlatih karate dan membantu ibunya.

Baca juga:Magdalena Tahan Air Mata, Nonton Afril di Barisan Paskibraka Penurunan Bendera di Istana Merdeka

Ketika mengikuti verifikasi kesehatan untuk Paskibraka nasional, Magdalena yang tak punya uang terpaksa menjual kompor minyak tanah 30 sumbu seharga Rp 700 ribu. Uang penjualan kompor ini digunakan untuk biaya pemeriksaan ulang kesehatan di Maumere.

Afril menjadi Paskibraka nasional mewakili Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bersama siswi SMAN 1 Alor, Merlin Anggreni Mausali.  Afril tampil dalam kelompok 17 Paskibraka pada upacara penurunan bendera di Istana Merdeka, Mingggu sore 17 Agustus 2025.  Sedangkan Merlin tampil dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih, hari Minggu pagi. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan