Patung dan Organ Biara Karmel Wairklau Diduga Dirusak Orang Tak Dikenal
MAUMERE,dewadet.com-Patung yang berada di kiri dan kanan dalam Kapela Beato Dionisius di Biara Karmel Wairklau, Kota Maumere, Pulau Flores, diduga dirusak oleh orang tidak dikenal, Rabu siang 12 November 2025.
Kejadian itu berlangsung pada saat para penghuni biara itu sedang istirahat usai makan siang. Mereka terkejut menuju suara ribut di dalam kapela tersebut.
Sementara Kasi Penmas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, menjanjkan segera mengirim rilis perusakan itu. “Nanti saya segera kirim rilisnya,” kata Leonardus dihubungi, Rabu malam.
Sekretaris Uskup Maumere, Rd.Doni Migo, mendampingi Kapolres Sikka, Bambang Supeno, dalam potongan video beredar di grup WhatsApp, Rabu malam memberikan klarifikasi perusakan benda-benda rohani itu.
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian): Kesetiaan yang Menyatukan
“Kami sedang berada di Kapela Beato Dionisus. Tadi tepatnya jam 2 (14.00 Wita) ada laporan terkait dengan situasi di dalam Biara Karmel. Patung di kiri dan kanan serta organ mengalami disposisi. Tidak berada pada tempatnya,” kata Rd. Doni Migo.
Suara ribut di dalam kapela, kata Rd. Doni Migo, membangunkan para frater dan anggota komunitas yang sedang istirahat siang. Mereka menuju kapela,menemukan benda-benda rohani dirusakan, namun tak seorang pun di dalam kapela itu.
“Saat ini, Pak Kapolres bersama timnya sedang mendalaminya lebih lanjut, sehingga bisa diperoleh kepastian tentang benda-benda rohani itu tidak berada pada tempatnya dan kerusakan pada organ, alat musik gereja. Kami mohon supaya ditemukan apa penyebabnya. Apakah ada yang masuk atau penyebab lainya,” kata Rd.Doni Migo.
“Kami mohon masyarakat Kabupaten Sikka dan umat Katolik diimbau tetap tenang dan mempercayakan kepada kepolisian,” pinta Rd. Doni.
Baca juga:BUSA-H (Butiran Sabda Allah-Harian) Potongan Jubah Kasih: Membalut Luka, Menyingkap Wajah Allah
Rd. Doni Migo menyatakan akan terus memperbaharui informasi lebih laniut.




