“Kopdit Obor Mas Bagus,” Gubernur NTT Daftar Anggota

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyerahkan KTP mendaftar anggota KSP Kopdit Obor Mas, di kantor pusat Jalan Kesehatan Kota Maumere, Pulau Flores, Kamis petang 12 Februari 2026. (dewadet.com/eginius moa).

MAUMERE,dewadet.com-Kunjungan mendadak Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena ke kantor pusat KSP Kopdit Obor Mas di Jalan Kesehatan Kota Maumere, Kamis petang 12 Februari 2026 berbuah manis. Melki Laka Lena mendaftar menjadi anggota Kopdit Obor Mas.

Setelah mendapat penjelasan perkembangan usaha oleh General Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, Melki Laka Lena menuju meja staf. Ia merogoh dompet menyerahkan Kartu Tanda Kependudukan (KTP) mendatar jadi anggota.  Stafnya diminta menyerahkan sejumlah uang simpanan anggota di lembaga keuangan yang memasuki usia 54 tahun pada 2026.

Kenapa memilih Kopdit Obor Mas, tanya wartawan. “Karena Obor Mas inikan Kopdit bagus. Mumpung saya datang ke sini,  saya daftar jadi anggota. Saya jadi anggota Kopdit di mana-mana. Tapi ke Kopdit Obor Mas, karena Kopdit Obor Mas bagus,” Melki Laka Lena menyampaikan alasanya.

“Apakah sisa hasil usaha (SHU), Melki Laka Lena terbahak-bahak,” disambut GM Kopdit Obor Mas.

Baca juga:Gubenur NTT Takjub NPL KUR Kopdit Obor Mas Nol Persen

Sekretaris Pengurus, Theresia Angelina Bala, dan  Andreas Mbete mengapresiasi masukanya Gubernur NTT menjadi anggota diharapkan semakin menyadarkan warga menjadi anggota Kopdit Obor Mas.

“Sudah banyak pejabat negara ini menjadi anggota Kopdit Obor Mas. Mendagri, Pak  Cahyo Kumolo, Menkop UKM, Puspayoga, dan  Teten Masduki, Sekjen PDIP, Hasto Kristianto. Mereka menjadi anggota luar biasa,” kata Andreas.

Takjub Nol Persen NPL KUR

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, takjub mengetahui NPL atau non perfoming loan nol pengelolaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) nol persen oleh Kopdit Obor Mas.

Baca juga:Predikat WTP dan Sehat, GM Kopdit Obor Mas: Kami Terus Benahi

“Ah… Ini luar biasa. Saya kira di NTT, lembaga di luar perbankan yang salurkan KUR hanya Kopdit Obor Mas. Saya baru tahu NPL-nya nol, ”kata Melki Laka Lena, Kamis petang, 12 Februari 2026 di Kantor Pusat Kopdit Obor Mas merespon pemaparan oleh General Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering.

Yanto, sapaanya mengatakan menekan NPL nol sesuai janjinya kepada Menko Bidang Perekomian, Dr. Darmin Nasution, ketika ia mengajukan Kopdit Obor Mas menjadi penyalur KUR pada tahun 2016.

“Waktu itu, saya sampaikan kepada Pak Darmin Nasution, saya akan bikin NPL sampai nol bukan dibawah 5 persen,” ujar Yanto lagi.

Ia menambahkan, Kopdit Obor Mas menyalurkan KUR pertama kali pada 2017 dan berlangsung sampai tahun 2026.

Baca juga:Kopdit Obor Mas Raih Predikat Sehat Skor 83

Yanto menyatakan pada 2023, KUR disalurkan kepada 7.650 anggota.  Tahun 2024 sebanyak 9.437 orang dan tahun 2025 diberikan kepada 14.697 orang. Volume penyaluran KUR fluktuatif, tahun 2023 Rp 148,5 miliar, tahun 2024 Rp 130,7 miliar dan tahun 2025 sebesar Rp 108,5 miliar.

Sementara dalam wawancara usai bertemu pengurus dan manajemen Kopdit Obor Mas, Melki Laka Lena mengatakan kedatangan ke Kopdit Obor Mas menindaklanjuti pembicaraan dengan Menkop UMKM, Maman Abdulrahman.

Menkop UMKM, saat ke Kupang menyampaikan bahwa gubernur dan para bupati harus bisa memastikan penyaluran KUR di NTT berjalan baik. Sebab dana (subsidi bunga) yang disalurkan merupakan uang pemerintah pusat yang ada di daerah.*

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan