MAUMERE, dewadet.com-Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Konsultasi Pemerhati Masyarakat (YLBH-KPM) menerima pengaduan AW melakukan pertemuan klarifikasi foto kemaluan dengan pemilik akun MD pada hari Kamis 3 September 2026 di ruang kerja oknum kepala Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) Kabupaten Sikka .

Beberapa saat setelah pertemuan hari Kamis lalu, akun MD tidak aktif lagi  hingga saat ini.

“Sejak pertemuan hari Kamis di kantor, akun MD tidak aktif lagi. Padahal sebelumnya dalam semalam, akun MD bisa direct message (DM)  tiga sampai empat kali,” kata Ketua YLBH-KPM, Masludin Ladidi, dihubungi wartawan, Minggu sore, 6 September 2026 .

Masludin, akrab disapa Senopati menjelaskan pertemuan klarifikasi di ruang kerja kepala OPD mengharapkan ada niat baiknya.

Baca juga:Oknum Kepala OPD di Sikka Diduga Kirim Foto Kelamin kepada Perempuan Bersuami

“Kan saya sampaikan begin pak kadis. Kami kalau dalam menangani  perkara itu (pidana), sebelum laporan langsung diiringi dengan pemberitaan media. Urusan pidana urusan publik,” kata Senopati.

“Kami ingin menjaga itu. Karena menyangkut harkat dan martabat seorang perempuan, istri orang. Pasti ribut,” Senopati menambahkan..

“O…itu bukan saya (pemilik akun MD). Saya punya akun di-hack,” jawab MD .

Analisa atas berbagai fakta diberikan klienya, kata Senopati, terdapat  beberapa kesesuaian dengan pemilik akun MD.

Baca juga”Germo dan PSK Minta Ganti Pembalut Kabur dari Kantor Satpol PP

Pemilk akun MD mengaku  ada di pesta nikah yang juga dihadiri oleh AW beberapa hari yang lalu. Dia bahkan menjadi pembicara wakili mempelai.  Kesamaan yang lain, pemilik akun MD sering mengajak dijemput dengan mobil. Dan, benar MD sering mengendarai mobil..

Karena tidak ada pengakuan dari pemilik akun MD, tim kuasa hukum akan mengadukan laporan pemilik akun MD kepada kepolisian pada hari Rabu pekan ini.

“Kami akan naikkan jadi laporan. Dia  (pemilik akun MD)  berkata,” saya dukung, Kalau mau lapor, lapor saja. Saya juga korban. Saya juga ada kontak teman di Polda ini. Saya bilang baik sudah,” Senopati menirukan pemilik akun MD.

Hari Kamis lalu, Senopati minta  rekannya di Kupang membantu lacak akun MD, dia mengatakan akun Tiktok agak sulit untuk di-hack.

Baca juga:Empat PSK Mengidap Penyakit Raja Singa dan Seorang Hamil Diamankan Satpol PP dari Rumah Warga Maumere

Diberitakan sebelumnya, oknum Kepala OPD di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) MD diduga pemilik akun tiktok menyebarkan foto vulgar alat kelaminya menggunakan direct message (DM) kepada AW, perempuan bersuami di Kota Maumere.

Dikutip  dari NTTexpres.com, AW mengadukan MD kepada Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Konsultasi Pemerhati Masyarakat (YLBH-KPM).

Sementara MD dikonfirmasi YLBH-KPM membantahnya. Dia menyebut dirinya juga merupakan korban. Ia mengaku jika akun tiktok dengan inisial MD tersebut telah di-hack.

“Akun itu sudah lama saya tidak pakai, dan ini pasti ada orang lain yang sengaja hack dan pakai nama saya. Jadi saya juga korban sebenarnya,” kata Tomy meniru MD saat dikonfirmasi belum lama ini.

Baca juga:Tarif Kos Milik ASN Diduga Prostitusi Online Digerebek Pol PP di Ende, Sehari Rp 250 Ribu, Seminggu Rp 1,750 Ribu

Menurut MD, hal ini dilakukan oleh oknum yang ingin menjatuhkan atau mencelakai dirinya, dengan praktik yang lebih dikenal dengan istilah haeckers.

Karena itu, MD meminta bantuan kepada pihak YLBH-KPM untuk melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib agar diselidiki siapa oknum yang diduga melakukan aksi haeckers tersebut untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan