Wakil Bupati Sikka Ajak Masyarakat Contohi Kesederhanaan Kelahiran Tuhan Yesus

Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi. (dewadet.com/eginius moa)

MAUMERE,dewadet.com-Wakil Bupati, Simon Subandi menitip harapanya kepada warga Kabupaten Sikka merefleksikan perayaan Natal 2025 dengan keadaan sosial, ekonomi, lingkungan, dan tantangan dalam segala aspek kehidupan ke masa depan yang serba tidak menentu.

“Dengan keadaan sosial ekonomi yang sedang tidak baik-baik saja, saya  berpikir kita bisa mencontohi kehadiran Tuhan Yesus. Sang Juru Selamat datang dalam suasana yang sangat sederhana, tetapi  penuh dengan sukacita,” kata Simon Subandi, dalam pesan Natal disampaikan kepada wartawan, Rabu siang, 24 Desember 2025 di Maumere.

Simon mengajak umat Katolik di Keuskupan Maumere, yang juga warga Kabupaten Sikka untuk merayakan Natal ini dengan sukacita, kesederhanan, apa adanya, dari apa yang kita punya.

“Tidak usah harus dirayakan dengan berlebihan. Pesta pora, hura-hura, dan minum-minum miras yang berlebihan sehingga justru mendatangkan malapetaka bagi diri sendiri dan  juga orang lain,” tegas Simon.

Baca juga:Wakil Bupati Sikka Beri Pesan Menohok, Jangan Bikin Diri Terlalu Inti

Menurut Simon, sesungguhnya Natal itu membawa pesan tentang kesederhanaan. Tidak ada perayaan pesta pora.  Tuhan Yesus lahir di tempat yang sangat sederhana. Kandang ternak, dan sukacita kelahiran dihadiri para gembala. Mereka adalah orang-orang yang sederhana. Tetapi justru dari mereka menyaksikan kedatangan Juru Selamat itu.

“Saya imbau kepada masyarakat, tetap jalani aktivitas, tetap semangat. Semoga Natal ini membawa harapan dan semangat perjuangan kita di waktu-waktu  yang akan datang. Tantangan kita hadapi ke depan tidak mudah,” kata Simon.

Sementara itu perayaan misa malam Natal berlangsung meriah dan hikmat di gereja-geraja di dalam Kota Maumere maupun di gereja-gereja yang berlokasi di pinggiran kota. Meski perayaan kurban misa baru berlangsung pukul 18.00 Wita, satu jam sebelum perayaan dimulai, umat sudah datang memenuhi  gereja.

Keadaan itu bisa terlihat di Gereja Roh Kudus Nelle, 5 Km sebelah selatan Kota Maumere, juga di Gereja Santo Thomas Morus Maumere. Pada perayaan di gereja terbesar di Kota Maumere, ribuan umat memenuhi dalam gedung dan halaman gereja. Bahkan  banyak yang tidak kebagian kursi.

Baca juga:Wabup Sikka, PNS Dilarang Belanja ke Pasar Ilegal

Secara keseluruhan perayaan misa malam Natal pada semua gereja di dalam Kota Maumere dan semua gereja di luar kota berlangsung tertib. *

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan