Anggota Polres Sikka Minta Jatah Reman, Pemilik Kos: “Kasihan Dia Dituduh, Dia Orang Baik”
MAUMERE.dewadet.com-Anggota Polres Sikka,Yan Manuk dituduh meminta jatah preman kepada pemilik kios di Wuring, Jalan Trans Utara Flores, dibantah pemilik kios. Video itu viral di media sosial menuai polemik.
“Kasihan. Dia (Yan Manuk) tidak seperti tuduhan di media sosial itu.” tutur Aisyah, pemiik kios di Wuring, kepada wartawan Jumat petang, 19 Desember 2025.
Aisyah menuturkan kejadian yang sebenarnya di kiosnya. Bermula kedatangan Yan Manuk, Selasa malam,16 Desember 2025 ke kios yang dijaga suaminya, Amir.
Aisyah yang sementara tidur di dalam kamar terkejut mendengar keributan lalu bangun. Ia menyaksinya. Suaminya tak membalas sepatah katapun, meski Yan sempat dua kali masuk dan keluar di kios itu.
Baca juga:Wakil Ketua Komisi XIII DPR Harapkan Hukuman Adil untuk Kompol Cosmas Kaju Gae
“Hanya saja, kenapa ribut-ribut? Ada apa begitu, Kami kan tidak tahu. Saya omong kenapa. Ada apa? Aisyah menuturkanya lagi.
“Ada yang sampaikan (laporan) katanya terjadi masalah di kios sama Paman. Da datang marah-marah saja. Dia bilang kami jangan begitulah begini-begini,” tutur Aisyah.
“Kalau katanya masalah pajak (palak) minta jatah preman (uang), minta rokok,sama sekali tidak ada. Tidak ada sama sekali. Kalau mabuk, kami tidak tahu. Kami tidak fokus ke siiu. Kami kaget?
Aisyah mengulanginya berkali-kali bahwa anggota Polres Sikka sama sekali tidak mengeluar kata-kata minta uang atau apapun dari mereka. Meski tak mengenalnya, Aisyah tahu Yan sering membeli bensin, rokok dan kebutuhan lain di kios miliknya.
Baca juga:Oknum Polisi Polres Lembata Dipecat Bawa Lari Anak di Bawah Umur
“Saya tidak terlalu kenal dengan pak itu (Yan Manuk). Karena setiap pagi saya sudah berangkat ke sekolah. Kalau paman. Dia sering belanja ke sini,” kata Aisyah.
“Dia baik sekali!. Paman kenal dia, Dia sering beli bensin. Beli rokok, Orang baik sekali. Sering belanja di sini. Bukan baru kenal,” Aisyah mengulanginya.
Aisyah menyesalkan postingan di media sosilal menyudutkan dan menuduhnya minta jatah preman
“Yang orang posting segala macam itu salah,. Tidak benatr itu. Tadi juga saya kaget itu. Kenapa diposting begitu, Minta jatah preman. Mabuk miras. Sebenarnya salah,” Aisyah menegaskan.
Baca juga:BREAKING NEWS: Dua Anggota Polres Sikka Dipecat
“Kami sudah damai dengan bapak polisi itu. Intinya kami dengan bapak polisi itu sudah damai. Sudah selesai, Sudah amam. Cuman namanya polisi, kan pasti. Masih proses lagi. Tapi dengan kami tidak ada lagi,” ia mengulanginya.
Ia menambahka, sehari setelah kejadian itu, suaminya ke Mapolres Sikka. Yan Manuk sudah minta maaf juga kepada Amir.”Sudah damai, Dia mengaku salah paham,” kata Aisyah.
Sementara Kasi Humas Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga polisi mengatakan postingan di media sosial oleh akun Primus da Silva.
Cuitan Primus, “Yan Manuk oknum Polres Sikka dalam kondis mabuk berat melakukan pemalakan dan meminta jatah reman di salah satu kios Bugis, gaji negara masih kurang ko om pol.”
Baca juga:Sirnanya Harapan Ny.Iwan, Suami Dipecat dari Polisi
Cuitan dipositng di media sosial Forum Pedui Rakyat Sikka itu dilengkapi foto dan screenshot video.
“Respon pimpinan Polres Sikka telah melakukan penyelidikan mengumpulkan keterangan apakah benar anggota Polri melakukan pemalahan. Hasil penyelidikan sementara diakukan oleh Unit Paminal,” kata Leonardus, Jumat siang.
“Hasill penyelidikan akan kami sampaikan kepada rekan-rekan wartawan,” pungkas Leo.*





